Auto Power-Up di Linux (Studi Kasus Axioo Pico DJM616 + Ubuntu Jolicloud)

Fungsi ini mungkin tidak diperlukan bagi kebanyakan orang … tapi bagi saya ini sangat penting.

Dikarenakan fungsi Pico-ku skrg lebih menjadi server dibandingkan netbook, maka diperlukan kondisi yg harus selalu menyala … biarpun disengaja ada yg mematikan, harus nyala lagi …

Nah berhub ini pengetahuan yg baru utk sy sendiri … gak salahnya dishare jg … sapa tau ada yg butuh.
Yg paling penting adalah terinstallnya tools utk ACPI.

Untuk mengecek status, silahkan cek file:
cat /proc/driver/rtc
rtc_time : 13:22:40
rtc_date : 2009-10-14
alrm_time : 13:15:45
alrm_date : ****-10-14
alarm_IRQ : no
alrm_pending : no
24hr : yes
periodic_IRQ : no
update_IRQ : no
HPET_emulated : yes
DST_enable : no
periodic_freq : 1024
batt_status : okay

Perhatikan baris alrm_time dan alrm_date … apabila alrm_date menunjukkan seperti *****-10-14, artinya alarm diset pada masa lampau sehingga diabaikan oleh sistem.

Cara untuk melakukan setting jadwal auto power-up:
echo 0 > /sys/class/rtc/rtc0/wakealarm
echo `date '+%s' -d '+ 7 hours 3 minutes'` > /sys/class/rtc/rtc0/wakealarm

Baris pertama utk membersihkan setting yang pernah ada sebelumnya … teknisnya di-reset dulu :p
Baris kedua adalah penentuan kapan si komputer dijadwalkan untuk menyala …

Di contoh ini saya menambahkan “+7 jam dan 3 menit” … dikarenakan setting timezone saya UTC +7, sehingga kl saya cuman tulis “+3 minutes” … schedule yg disimpan masih dalam waktu lampau … dan baru tepat jika saya tambahkan “+7 hours 3 minutes” …

Nah untuk masalah “3 minutes” … Anda harus mengetahui waktu yg dibutuhkan bagi si laptop/PC untuk melakukan shutdown … dalam kasus Jolicloud di Pico, butuh waktu sekitar 1.5-2 menit utk total shutdown.

Sehingga saya berikan jeda 3 menit supaya schedule tidak terlalu cepat … nantinya malah diabaikan jg.
Idealnya sih kisaran 5-10 menit.

Untuk memastikan schedule telah terpasang baik:
cat /proc/driver/rtc
rtc_time : 13:44:15
rtc_date : 2009-10-14
alrm_time : 13:47:13
alrm_date : 2009-10-14
alarm_IRQ : yes
alrm_pending : no
24hr : yes
periodic_IRQ : no
update_IRQ : no
HPET_emulated : yes
DST_enable : no
periodic_freq : 1024
batt_status : okay

Supaya terjaga “tetap” menyala … maka 2 baris script di atas bisa ditambahkan ke cronjob …
Semoga bermanfaat😉

3 Comments Add yours

  1. Aldo says:

    Waaahhhh… ni dia yang aq cari…

    tapi aq masih bingung dengan kata2 “2 baris script di atas bisa ditambahkan ke cronjob” maksudnya gimana?????

    dan aq juga pake PC dengan OS linux ubuntu Karmic, dan aq jadikan sebagai server internet dan website, jadi harus selalu menyala tapi klo nyala terus kasihan aq, soalnya tu PC ada dikamarQ jadi bising klo mo bobo, aq pingin tau caranya untuk “power off and on” perintahnya gimana tolong doong kasi tau step by step…
    kasusnya pinginnya PC mati jam 12 malam dan nyala lagi jam 6 pagi… gimana mas bantu aq ya….

    1. sonny says:

      Mas Aldo untuk lebih jelasnya silakan lihat di postingan ini. http://fathiridzaki.blogspot.com/2010/05/auto-power-on-auto-shutdown-linux.html

  2. Pingback: Anapiscan's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s